SMRA · PT Summarecon Agung Tbk
16 hari bursa terakhir. Harga dapat tertunda dari data pasar sebenarnya.
Status sinyal Ovisyn untuk SMRA
Early Buy, Confirmed Buy, Sell atau Hold: tersedia di aplikasi untuk pengguna PRO & EXPERT, diperbarui setiap kali Anda memindai. Data di halaman ini per 21 Oktober 2026; data hari ini tersedia di aplikasi.
Ringkasan teknikal
Per 21 Oktober 2026, harga SMRA berada di 220, turun 9,8% dalam sepekan terakhir (5 hari bursa).
Posisinya dekat batas bawah rentang 16 hari bursa terakhir (220–264).
Selama 16 hari bursa, harga melemah 12,0% secara keseluruhan.
Rata-rata pergerakan hariannya sekitar 2,6% (tergolong lebar), dengan pergerakan terbesar 12,9% dalam sehari.
Harga masih tertahan di bawah EMA20 hampir sepanjang periode (14 dari 16 hari).
EMA20 berada di bawah EMA50, artinya rata-rata harga jangka pendek masih lebih rendah dari jangka menengah.
Dari 16 hari bursa terakhir, 8 hari ditutup naik atau tetap dan 8 hari turun.
Lihat data harga 16 hari bursa
| Hari bursa | Harga penutupan |
|---|---|
| H-15 | 250 |
| H-14 | 246 |
| H-13 | 244 |
| H-12 | 238 |
| H-11 | 234 |
| H-10 | 240 |
| H-9 | 240 |
| H-8 | 236 |
| H-7 | 236 |
| H-6 | 238 |
| H-5 | 244 |
| H-4 | 256 |
| H-3 | 264 |
| H-2 | 264 |
| H-1 | 230 |
| Terakhir | 220 |
Fundamental 4 kuartal terakhir
Pendapatan kuartal terakhir tercatat Rp 2,02 triliun, turun 9,6% dibanding kuartal sebelumnya.
Laba bersih kuartal terakhir Rp 143 miliar, setara margin bersih sekitar 7,1%.
Perusahaan membukukan laba di keempat kuartal terakhir.
Ekuitas tumbuh 4,0% dalam rentang 4 kuartal terakhir, kini Rp 11,9 triliun.
Urutan dari kuartal terlama ke terbaru.