Ovisyn

LSIP · PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk

LSIP.JK · BEIKonsumen PrimerFarm ProductsData per 11 Oktober 2026 · diperbarui setiap 10 hari
1.485Harga terakhir
+1,7%Perubahan 1 hari
+2,1%Perubahan 5 hari
−12,4%Perubahan 16 hari
HargaEMA 20EMA 50Volume naikVolume turun
1.7111.6141.5161.419

16 hari bursa terakhir. Harga dapat tertunda dari data pasar sebenarnya.

Status sinyal Ovisyn untuk LSIP

Early Buy, Confirmed Buy, Sell atau Hold: tersedia di aplikasi untuk pengguna PRO & EXPERT, diperbarui setiap kali Anda memindai. Data di halaman ini per 11 Oktober 2026; data hari ini tersedia di aplikasi.

Lihat sinyal di aplikasi

Ringkasan teknikal

Per 11 Oktober 2026, harga LSIP berada di 1.485, naik 2,1% dalam sepekan terakhir (5 hari bursa).

Posisinya berada di tengah rentang 16 hari bursa terakhir (1.435–1.695).

Selama 16 hari bursa, harga melemah 12,4% secara keseluruhan.

Rata-rata pergerakan hariannya sekitar 1,6% (cukup aktif), dengan pergerakan terbesar 3,5% dalam sehari.

Harga masih tertahan di bawah EMA20 hampir sepanjang periode (14 dari 16 hari).

EMA20 berada di atas EMA50, artinya rata-rata harga jangka pendek lebih tinggi dari jangka menengah.

Dari 16 hari bursa terakhir, 6 hari ditutup naik atau tetap dan 10 hari turun.

Lihat data harga 16 hari bursa
Hari bursaHarga penutupan
H-151.695
H-141.635
H-131.580
H-121.575
H-111.550
H-101.530
H-91.500
H-81.505
H-71.460
H-61.435
H-51.455
H-41.480
H-31.490
H-21.490
H-11.460
Terakhir1.485

Tentang PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk

PT PP London Sumatra Indonesia Tbk mengelola perkebunan kelapa sawit serta komoditas perkebunan lain dan mengolah hasilnya. Kinerja dipengaruhi harga minyak sawit mentah, produktivitas kebun, cuaca, biaya pupuk, dan umur tanaman.

Fundamental 4 kuartal terakhir

Pendapatan kuartal terakhir tercatat Rp 1,36 triliun, naik 2,7% dibanding kuartal sebelumnya.

Laba bersih kuartal terakhir Rp 497 miliar, setara margin bersih sekitar 36,4%.

Perusahaan membukukan laba di keempat kuartal terakhir.

Ekuitas tumbuh 11,6% dalam rentang 4 kuartal terakhir, kini Rp 14,3 triliun.

Pendapatan
Kuartal ke-1Rp 1,03 triliun
Kuartal ke-2Rp 1,55 triliun
Kuartal ke-3Rp 1,33 triliun
Kuartal terbaruRp 1,36 triliun
Laba bersih
Kuartal ke-1Rp 323 miliar
Kuartal ke-2Rp 640 miliar
Kuartal ke-3Rp 394 miliar
Kuartal terbaruRp 497 miliar
Ekuitas
Kuartal ke-1Rp 12,8 triliun
Kuartal ke-2Rp 14,0 triliun
Kuartal ke-3Rp 14,4 triliun
Kuartal terbaruRp 14,3 triliun

Urutan dari kuartal terlama ke terbaru.

Saham lain di sektor Konsumen Primer