IDPR · PT Indonesia Pondasi Raya Tbk
16 hari bursa terakhir. Harga dapat tertunda dari data pasar sebenarnya.
Status sinyal Ovisyn untuk IDPR
Early Buy, Confirmed Buy, Sell atau Hold: tersedia di aplikasi untuk pengguna PRO & EXPERT, diperbarui setiap kali Anda memindai. Data di halaman ini per 17 Oktober 2026; data hari ini tersedia di aplikasi.
Ringkasan teknikal
Per 17 Oktober 2026, harga IDPR berada di 222, turun 6,7% dalam sepekan terakhir (5 hari bursa).
Posisinya dekat batas bawah rentang 16 hari bursa terakhir (222–256).
Selama 16 hari bursa, harga melemah 13,3% secara keseluruhan.
Rata-rata pergerakan hariannya sekitar 1,8% (cukup aktif), dengan pergerakan terbesar 5,5% dalam sehari.
Harga masih tertahan di bawah EMA20 hampir sepanjang periode (16 dari 16 hari).
EMA20 berada di bawah EMA50, artinya rata-rata harga jangka pendek masih lebih rendah dari jangka menengah.
Dari 16 hari bursa terakhir, 7 hari ditutup naik atau tetap dan 9 hari turun.
Lihat data harga 16 hari bursa
| Hari bursa | Harga penutupan |
|---|---|
| H-15 | 256 |
| H-14 | 248 |
| H-13 | 254 |
| H-12 | 240 |
| H-11 | 236 |
| H-10 | 236 |
| H-9 | 242 |
| H-8 | 244 |
| H-7 | 244 |
| H-6 | 236 |
| H-5 | 238 |
| H-4 | 238 |
| H-3 | 234 |
| H-2 | 232 |
| H-1 | 230 |
| Terakhir | 222 |
Fundamental 4 kuartal terakhir
Pendapatan kuartal terakhir tercatat Rp 492 miliar, naik 22,8% dibanding kuartal sebelumnya, sekaligus yang tertinggi dalam 4 kuartal terakhir.
Pendapatan meningkat tiga kuartal berturut-turut.
Laba bersih kuartal terakhir Rp 3,87 miliar, setara margin bersih sekitar 0,8%.
Dalam 4 kuartal terakhir, 1 kuartal di antaranya mencatat rugi.
Ekuitas tumbuh 4,9% dalam rentang 4 kuartal terakhir, kini Rp 696 miliar.
Urutan dari kuartal terlama ke terbaru.