Ovisyn

ADRO · PT Alamtri Resources Indonesia Tbk

ADRO.JK · BEIEnergiThermal CoalData per 20 Oktober 2026 · diperbarui setiap 10 hari
2.210Harga terakhir
0,0%Perubahan 1 hari
−11,2%Perubahan 5 hari
−14,7%Perubahan 16 hari
HargaEMA 20EMA 50Volume naikVolume turun
2.6462.4922.3392.185

16 hari bursa terakhir. Harga dapat tertunda dari data pasar sebenarnya.

Status sinyal Ovisyn untuk ADRO

Early Buy, Confirmed Buy, Sell atau Hold: tersedia di aplikasi untuk pengguna PRO & EXPERT, diperbarui setiap kali Anda memindai. Data di halaman ini per 20 Oktober 2026; data hari ini tersedia di aplikasi.

Lihat sinyal di aplikasi

Ringkasan teknikal

Per 20 Oktober 2026, harga ADRO berada di 2.210, turun 11,2% dalam sepekan terakhir (5 hari bursa).

Posisinya dekat batas bawah rentang 16 hari bursa terakhir (2.210–2.600).

Selama 16 hari bursa, harga melemah 14,7% secara keseluruhan.

Rata-rata pergerakan hariannya sekitar 2,3% (cukup aktif), dengan pergerakan terbesar 10,2% dalam sehari.

Harga masih tertahan di bawah EMA20 hampir sepanjang periode (12 dari 16 hari).

EMA20 berada di bawah EMA50, artinya rata-rata harga jangka pendek masih lebih rendah dari jangka menengah.

Kedua garis terakhir kali berpotongan sekitar 13 hari bursa lalu, saat EMA20 turun ke bawah EMA50.

Dari 16 hari bursa terakhir, 7 hari ditutup naik atau tetap dan 9 hari turun.

Lihat data harga 16 hari bursa
Hari bursaHarga penutupan
H-152.590
H-142.470
H-132.430
H-122.410
H-112.500
H-102.590
H-92.600
H-82.600
H-72.550
H-62.580
H-52.490
H-42.520
H-32.510
H-22.460
H-12.210
Terakhir2.210

Tentang PT Alamtri Resources Indonesia Tbk

PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), sebelumnya bernama PT Adaro Energy Indonesia Tbk, merupakan perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 2008. Perusahaan menjalankan bisnis melalui dua pilar utama, yaitu AlamTri Geo yang mencakup pertambangan batu bara metalurgi, pengolahan mineral, jasa pertambangan, dan pembangkitan listrik, serta AlamTri Eco yang berfokus pada pengembangan bisnis energi terbarukan.

Melalui anak usahanya, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), perusahaan mengembangkan bisnis batu bara metalurgi yang digunakan sebagai bahan baku penting dalam industri baja. AlamTri juga memiliki bisnis jasa pertambangan melalui PT Saptaindra Sejati dan mengembangkan peluang di bidang pengolahan mineral, termasuk proyek peleburan aluminium.

Fundamental 4 kuartal terakhir

Pendapatan kuartal terakhir tercatat US$ 528 juta, naik 12,2% dibanding kuartal sebelumnya, sekaligus yang tertinggi dalam 4 kuartal terakhir.

Laba bersih kuartal terakhir US$ 181 juta, setara margin bersih sekitar 34,3%.

Perusahaan membukukan laba di keempat kuartal terakhir.

Ekuitas tumbuh 1,9% dalam rentang 4 kuartal terakhir, kini US$ 4,61 miliar.

Catatan: ADRO menyajikan laporan keuangannya dalam dolar AS (USD), sementara sahamnya diperdagangkan dalam rupiah.

Pendapatan
Kuartal ke-1US$ 476 juta
Kuartal ke-2US$ 525 juta
Kuartal ke-3US$ 471 juta
Kuartal terbaruUS$ 528 juta
Laba bersih
Kuartal ke-1US$ 98,2 juta
Kuartal ke-2US$ 146 juta
Kuartal ke-3US$ 128 juta
Kuartal terbaruUS$ 181 juta
Ekuitas
Kuartal ke-1US$ 4,52 miliar
Kuartal ke-2US$ 4,49 miliar
Kuartal ke-3US$ 4,90 miliar
Kuartal terbaruUS$ 4,61 miliar

Urutan dari kuartal terlama ke terbaru. Nilai dalam dolar AS.

ADRO dapat dikaji dari sisi profitabilitas, arus kas, valuasi, kebijakan dividen, dan prospek pertumbuhan jangka panjang. Namun, perubahan harga komoditas dan kebutuhan investasi pada proyek baru tetap menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan investasi.

Saham lain di sektor Energi